Jumat, 01 Mei 2015

SITUS TLAHAB

SITUS TLAHAB

 lingga watu ambal
lokasi  : dusun tlahab desa tlahab kec kledung kab temanggung
religion : hindu

Blusukan bulan April 2015 ini meluncur ke daerah kab temanggung meski cuaca tidak menentu gerimis mengiringi di setiap blusukan di wilayah temanggung dan sekitarnya.mungkin memang daerahnya yang bergunung gunung yang identik dengan cuaca dingin dan hujan.
informasi situs ini saya dapatkan dari hasil browsing di internet.meskipun sedikit informasi namun begitu penting artinya.paling tidak ada keterangan yang menjelaskan di tempat ini ada sebuah peninggalan yang patut di lestarikan.dan langsung saja meluncur ke TKP...
sebuah perjalanan yang cukup jauh jarak yang ditempuh..mengingat start dari kota Semarang menuju Kabupaten Temanggung.....tapi begitu besarnya rasa ingin mengunjungi jadi tidak masalah sejauh jarak apapun...tetap enjoy dan hepi..apalagi sepanjang perjalanan disuguhi dengan pemandangan alam nan indah dan bagus.....jadi merasa terpuaskan blusukan kai ini di wilayah Parakan Kabupaten Temanggung

salah satu sudut pemandangan di situs watu ambal

ambal =tangga yang diperkirakan peninggalan purbakala
Tangga batu yang tertata rapi menyerupai tangga naik ke suatu candi dengan panjang sekitar 25 meter atau sering disebut dengan situs watu ambal di Desa Tlahab, Kecamatan Kledung.Sementara itu,kendati batu ambal yang mirip dengan sebuah tangga naik ke candi dengan panjang 25 meter tersebut dipercaya sebagai situs,namun belum pernah ada penelitian ilmiah terkait konteks sejarah adanya bangunan tersebut.Demikian pula,kaitannya dengan keberadaan batu lingga dan prasasti itu,sampai sekarang belum ada penjelasan ilmiahnya.

saya di bagian atas watu ambal

mencoba menuruni watu ambal

siap menghitung jumlah aanak tangga watu ambal

sedang menghitung anak tangga watu ambal

menghitung watu ambal

sempat lupa 

sampai ujung bawah anak tangga 

tangga yang membelah sebuah lahan 
beruntung saya coba menghitung anak tangga dari atas ke bawah dan dari bawah keatas jumlah yang saya dapatkan sama yaitu sebanyak 83 buah.

tangga watu ambal

Watu ambal tersebut terletak di lahan miring atau berbukit, yang mana di bawahnya terdapat sungai. Sedangkan di sebrang sungai itu adalah bekas lahan yang selama ini dijadikan tempat penambangan pasir ilegal. Di lahan tersebut, nampak
banyak bebatuan atau bantak, yang merupakan limbah penambangan pasir.
Sedangkan, berdekatan dengan watu ambal tersebut juga terdapat batu semacam prasasti dengan tulisan tidak jelas, namun menunjukkan angka tahun 1794. Selain itu, ada pula, tiga buah batu berjajar, dimana salah satunya merupakan batu lingga dan yoni yang telah berpasang jadi satu





sebuah batu yang terpahat angka tahun 1794


lingga watu ambal
 

Lokasi setempat dipercaya sebagian orang merupakan tempat keramat, sehingga tak mengherankan apabila kemudian sering dijadikan tempat berdoa guna meminta sesuatu.
Saat ini masih banyak yang berdoa ditempat tersebut agar keinginanya dikabulkan. Misalnya, agar mendapatkan pekerjaan, untuk dimudahkan dalam mencari jodoh, supaya naik pangkat atau jabatan dan sebagainya.

Mereka biasanya melakukan ritual tersebut pada tiap malam Selasa Kliwon dan Jumat Kliwon, yakni dengan berdoa sembari menyebar bunga atau membakar kemenyan.
Lokasi batu ambal dan lingga yoni tersebut sebetulnya memang berada di lingkungan lahan pertanian dengan tanaman tembakau dan sayuran.

Namun, khusus untuk lokasi  watu ambal dan lingga yoni tersebut tidak diolah dan dimanfaatkan untuk lahan pertanian oleh pemiliknya.


salam budaya semoga tetap lestari
SELAMAT BLUSUKAN





Rabu, 29 April 2015

SITUS NGLIMUT

SITUS NGLIMUT

situs nglimut

lokasi : nglimut,gonoharjo,kec.limbangan,kabupaten kendal
religion : hinduisme

....blusukan kali ini menuju situs Nglimut Desa Gonoharjo Kec.Limbangan Kab Kendal.karena wilayah ini cukup asri dan sejuk,dan wilayah Kabupaten Kendal ini ternyata memiliki kandungan cagar budaya warisan dari masa lalu kerajaan Hindu Kuno. Banyak candi, arca, patung, serta lingga-yoni yang terdapat di kawasan ini. Namun pemerintah daerah belum memiliki kesigapan untuk mengatasi bagaimana benda-benda itu lebih bernilai guna bagi masyarakat generaasi sekarang. Sampai saat ini Kabupaten Kendal belum memiliki satu pun museum yang dapat menampung benda-benda tersebut. Alih-alih mereka akan mengatakan bahwa lebih membiarkan benda itu tergelatak di alam aslinya sehingga terlihat lebih natural dan nilai sejarahnya lebih nampak daripada di bawa ke museum. Mungkin di satu sisi ada benarnya, namun jika tidak dibarengi dengan perawatan dan pengamanan yang optimal apalah artinya, karena siapa saja bisa mengambil dan membawa benda cagar budaya itu kapan dan ke mana saja.
Oleh karena itu upaya identifikasi perlu segera dilakukan sesegera mungkin. Pendataan benda-benda cagar budaya yang baru ditemukan harus segera diinventarisasikan dan didaftarkan pada dinas kepurbakalan yang perawatan selanjutnya dilimpahkan pada wilayah setempat untuk mengelolanya.



...berhubung situs nglimut dan candi argosumo kali ini yang saya datangi jadi ulasan hasil blusukan,gambar situs nglimut yang hanya saya posting..





yoni situs nglimut



sejarah
Kerajaan Mataram Kuno yang berpusat di Jawa Tengah mengalami masa keemasan dan menjadi pusat kekuasaan yang bercorak Hindu-Buddha antara abad VII hingga X Masehi. Kejayaan kerajaan ini dapat terlihat dari maha karya yang ditinggalkan di sekitar pusat kerajaan dan poros wilayah bawahannya yang terletak di dataran tinggi kawasan Jawa Tengah.

Berdasarkan penelitian yang pernah dilakukan di kawasan tersebut terbukti terdapat tinggalan arkeologis yang bermacam-macam. Namun secara umum benda peninggalan tersebut kurang bersifat monumental dan hanya tinggal sisa-sisanya saja. Hal ini menandakan bahwa wilayah Jawa Tengah bagian barat laut adalah kawasan pinggiran dari Kerajaan Mataram Kuno.




di situs nglimut ini yang tersisa masih cukup utuh dan banyak,tetapi karena kurang terawat jadi terkesan dibiarkan saja meski sudah tampak pagar sekelilingnya.belum terinventarisasi oleh dinas terkait.
situs nglimut ini yang tersisa sebuah yoni,lingga,umpak kecil,antefik dan batuan balok candi juga ada bagian pintu candi yang ada di luar area situs nglimut tersebut.

yoni dilihat dari sisi samping kiri



yoni dilihat dari sisi samping kanan






hiasan naga dan kura-kura di bawah cerat yoni


hiasan naga



hiasan kura-kura



ukiran pada cerat yoni



lingga



umpak

yoni ini sungguh menarik,mengapa menarik karena hiasan naga dan kura-kura masih cukup utuh dan sempurna terlihat walaupun sudah berlumut di semua bagian sisi-sisinya.
 
hiasan batu candi
selain yoni juga terdapat antefik yang umumnya terletak di bagian tepian candi,dan hiasan ini masih cukup bagus dan mendetail.

batuan candi yang ada di sekitar

banyak sekali batuan candi yang terkumpul di lokasi situs,memang bisa dipastikan dahulu situs ini pernah berdiri sebuah candi,karena banyak bagian dari batu-batu penyusun candi..

batuan candi

salah satu batuan candi yang telah aus

masih cukup utuh

beberapa kemuncak 

beberapa kemuncak yang ditemukan disini menandakan suatu bukti bahwa situs ini merupakan bagian dari bangunan bekas candi entah candi apa ..

batu bermotif

saat mencoba keluar area dan mengelilingi beberapa lahan ternyata masih banyak batuan candi yang masih tersebar di beberapa tempat.ini menandakan candi ini begitu besar ukurannya

 batuan bagian kaki pintu candi

 bagian hiasan pintu candi

 batu candi yang bermotif

 beberapa batuan candi yang masih tersebar di beberapa sudut lahan

..memang sungguh ironis peninggalan sejarah kebudayaan masa silam tersebut..utuh tapi kurang terawat.semoga kedepan ada tindaklanjut dari dinas terkait khususnya dinas kebudayaan dan purbakala.Terimakasih atas kunjungannya
SALAM BUDAYA SEMOGA LESTARI
..SELAMAT BLUSUKAN...





















Rabu, 22 April 2015

ARCA GANESHA

ARCA GANESHA

arca ganesha

Lokasi : banjaran karangjati kab semarang
Religion : hindu

Ganesha adalah adalah simbol Sang Hyang Widhi yang berkepalakan seekor gajah…diceritakan bahwa Ganesha adalah anak dari bhatara guru atau bhatara siva…Beliau merupakan lambang kecerdasan kebijaksanaan, lambang dewa yang mampu dipuja untuk menyelesaikan segala rintangan…ini dapat dilihat pada perlambangnya yang menggunakan simbol gajah sebagai binatang terbesar dan tanpa ada yang berani melawannya…

 jalan menuju situs arca ganesha


 jalan setapak berupa tanah


 sungai kecil


di ladang ini arca ganesha berada


arca ganesha


dulu masih berupa sawah 


menjadi ladang


dari dekat

 bagian alas arca ganesha

sisi belakang

masih sering digunakan ritual


 batuan sungai sekitar situs
 Tidak jauh dari Arca Ganesha berada terdapat sebuah sumber mata air atau sering disebut dengan sendang,tertarik untuk mencoba melihat keadaan sekeliling sendang.langsung meluncur dan menelusuri setiap jengkal sembari menyebarkan pandangan,berharap menemukan sesuatu yang berarti.....setelah hampir setengah jam mengelilingi sendang keberuntungan saya belum berpihak,tidak ada sesuatu yang tertinggal dari batuan budaya masa lalu....

 sendang pemandian umum

 akar pohon beringin

 lahan dekat sendang

pemandian umum

..akhirnya melangkah meninggalkan sendang dan Arca Ganesha untuk melanjutkan target berikutnya....

terimakasih atas kunjungannya salam budaya semoga tetap lestari

SELAMAT BLUSUKAN..