Senin, 29 Juni 2015

RERUNTUHAN CANDI DI TENGAH KOTA SEMARANG

RERUNTUHAN CANDI KOTA SEMARANG

reruntuhan candi di pleburan

Lokasi : kelurahan pleburan semarang 
Religion : Hindu

Satu lagi tentang sebuah situs bersejarah yang belum banyak diketahui publik khususnya warga Semarang.ya...sebuah situs yang berada di kawasan kota Semarang tepatnya di daerah kelurahan Pleburan.Menindaklanjuti info dari seorang rekan kang sasadaramk, rekankomunitas pada hari Sabtu 27 Juni 2015,setengah tidak percaya tentang keberadaan reruntuhan candi di Kota Semarang.Sejenak berfikir,...reruntuhan candi ? mustahil ...bila ada pun pasti telah menjadi pemukiman penduduk,seperti yang sudah saya telusuri keberadaan sebuah candi di daerah Candi.Tidak ada bekas atau jejak yang tertinggal,keberadaan lokasi aslinya pun tidak diketahui... karena telah berubah menjadi pemukiman yang sangat padat hampir tidak ada ruang bebas tersisa...dan generasi yang mengetahuinya riwayat candi yang bisa dijadikan sumber penelusuran pun sudah banyak yg meninggal...jadi untuk menindaklanjuti info tadi setengah ragu...

Sebuah info berharga dari seorang rekan komunitas yang sering blusukan bareng,blogger handal http://sasadaramk.blogspot.com yang sumber infonya berasal dari rekannya.Sabtu kabar informasi datang bahwa di daerah kawasan Pleburan ada sebuah situs tua yang telah beralih fungsi menjadi sebuah pemakaman umum.Informasi itu membuat rasa penasaran saya yang memang hobi dengan situs-situs purbakala dan sejenisnya untuk segera langsung 'mblusuki' dimana informasi tadi disebutkan oleh seorang rekan..

Lebih tepatnya berada di sebuah makam seorang ulama,kyai sukolilo.Ulama ini konon pengawal atau punggawa dari Sunan Kalijogo menurut cerita dari juru pelihara makam.

Lokasi memang cukup mudah karena banyak warga yang mengetahuinya,karena makam ini merupakan makam satu satunya di wilayah ini,banyak jalan yang menuju ke makam ini,saya lewat jaln Pahlawan kemudian depan Polda Jateng belok kanan masuk Jl.Kertanegara dan sedikit bertanya akhirnya sampai juga di gang menuju makam yang ada di bawah ini..

 jalan menuju makam

dari pertigaan ini ambil kanan jalan terus 20 meter dan sampailah di sebuah makam yang terdapat reruntuhan candi.
reruntuhan candi sekaligus makam

makam dari sisi barat

batuan bulat berbentuk datar di bagian atas

beberapa lingga dan batu nisan makam sukolilo

lingga yang dijadikan nisan

batuan candi

batu nisan makam

beberapa lingga yang ada di area makam

bagian batuan candi

pembatas makam dari batuan candi

lingga

kepala arca yang sudah tidak utuh lagi
kepala arca tersebut sudah tidak utuh lagi disamping tanpa badan pun bentuk wajah dari arca ini sudah tidak dapat dikenali lagi,tapi mungkin masih bisa diraba dan diduga dengan bentuk hiasan rambut dan ikat rambut mahkotanya  
dari penuturan juru pelihara yang sempat saya temui dulu pernah ada arca yang utuh berada di bawah pohon randu sayang arca itu sekarang hilang dicuri....


lapik arca atau ..?

batu candi

batu persegi yg berceceran di sepanjang makam

cukup banyak batuan candi yang digunakan sebagai pembatas makam,batu batu candi telah terkubur dan saat penggalian makam akhirnya banyak ditemukan batu batu candi.sayang warga banyak yang tidak mengetahuinya batu bersejarah tersebut atau bisa jadi cuek dengan batu candi yang ditemukan ini.

saya di makam sukolilo

beberapa batuan candi yang berada di makam

kenapa banyak ditemukan lingga di makam ini

batu bulat datar 

pohon randu yang menaungi makam



area makam sukolilo,pleburan semarang

 banyak peratanyaan dalam hati saya tentang reruntuhan candi ini yang belum menemukan jawaban
semoga kedepan ada perhatian dari pihak pihak yang merasa tergerak untuk melestarikan situs situs bersejarah ini,tentunya ada keterkaitan tentang sejarah perkembangan kota Semarang.
 
salam blusukan situs dan candi..





 

Senin, 15 Juni 2015

SITUS KALIPAWON

SITUS KALIPAWON

umpak kalipawon
lokasi : desa kalipawon ambarawa kabupaten semarang
religion: tidak diketahui

03 Mei 2015 meluncur mblusuk di sekitar ambarawa yaitu menuju sebuah sisa peninggalan sejarah masa klasik di desa kalipawon.blusukan kali ini berbekal info dari seorang rekan blusukan (sasadaramk),teringat waktu blusukan bareng pertama saat di kaliputih dari keterangan seorang ibu yang sempat kami tanya ada batu umpak di kalipawon mas segaris lurus dengan batu lumpang ini,begitu keterangan dari seorang ibu warga setempat.tapi saat itu bukan tujuan kami dan akhirnya di simpan info berharga dari ibu tersebut dan kami melanjutkan tujuan blusukan selanjutnya.

umpak kalipawon

di situs kalipawon

umpak kalipawon



berada di areal kebun warga

Sabtu, 30 Mei 2015

SITUS KALIPUTIH

SITUS KALIPUTIH

situs kaliputih

Lokasi : kaliputih ambarawa kabupaten semarang
Religion : tidak diketahui

Blusukan spesial kali ini adalah yang kedua menuju Situs Kaliputih tempat situs yang sama yaitu ke daerah kabupaten Semarang,sebuah situs peninggalan yang berupa batu lumpang,batu lumpang umumnya berbentuk bulat dengan sisi bagian atas rata atau datar dan di bagian tengah terdapat cekungan.lebih detailnya ada catatan dibawah ini

Lumpang merupakan wadah berbentuk bejana yang terbuat dari kayu atau batu untuk menumbuk padi, kopi, ataupun bahan olahan lainnya. Alu adalah alat penumbuknya yang terbuat dari kayu dengan bagian tengah yang mengecil untuk pegangan. Pesatnya mekanisasi pertanian membuat lumpang tidak lagi populer namun sesekali masih digunakan untuk menumbuk singkong dalam proses pembuatan getuk.
Lumpang batu pernah sangat banyak ditemui di desa-desa di Pulau Jawa karena batu andesit yang merupakan bahan baku alat ini dan juga candi-candi banyak ditemukan di sungai-sungainya. Penduduk di pulau lain biasanya menggunakan lesung karena lebih mudah mendapatkan kayu daripada batu andesit.sumber:wikipedia

sendang di dekat batu lumpang
Di sekitar sendang ini sempat merasa curiga siapa tahu ada beberapa batuan situs yang tercampur dengan batuan yang ada di sekeliling sendang ini,mencoba mengelilingi tapi tidak ada objek batu yang menjadi sasaran empuk untuk di ekspos...hehe ngimpi.

batu lumpang
Batu lumpang ini tidak diketahui asalnya mungkin pengetahuan saya yang masih terbatas dan masih belajar yang membuat saya belum bisa menjelaskan sejarah dari batu lumpang Kaliputih ini.mungkin lain kesempatan saya coba untuk mencari tahu asal muasalnya.
berada di sebuah kebun pohon pisang

pose saya di situs kaliputih

Di situs Kaliputih ini saya hanya mampu mengamati dengan berbagai pertanyaan yang ada di dalam hati...
cekungan batu lumpang

berukuran cukup lebar

pemahatnya sungguh hebat

jalan menuju situs kaliputih

Semoga Situs Kaliputih ini tetap lestari dan mungkin ada cerita baru asal muasalnya yang tentunya menarik semua pencinta sejarah purbakala.

selamat blusukan situs dan candi..

 SALAM BUDAYA SEMOGA LESTARI