Rabu, 21 Januari 2015

CANDI SELOGRIYO


CANDI SELOGRIYO adalah sebuah candi peninggalan purbakala di Kecamatan Windusari Kabupaten Magelang,Jawa Tengah, Indonesia
Candi Selogriyo

Lokasi : Dsn Campurejo,Desa Kembangkuning,Kec.Windusari,Kab.Magelang
 Candi ini diperkirakan dibangun pada abad ke-9 M, pada masa Kerajaan Mataram Kuna.
Aksesbilitas :
Candi Selogriyo berada di lereng timur kumpulan tiga bukit, yakni Bukit Condong, Giyanti, dan Malang, dengan ketinggian 740 mdpl. Secara administratif, candi ini berada di Desa kembangkuning, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang.
Route yang terdekat adalah jalur Magelang-Bandongan. Sesampai di Pasar Bandongan belok ke kanan menuju kecamatan Windusari. Di sebuah pertigaan terdapat papan petunjuk arah ke candi.

Bila dari arah Semarang akses jalan bisa lewat Kalibening sebelum Pasar Payaman,secang sisi kanan jalan.jalan lurus kurang lebih 5 km sampai di pertigaan windusari yang ada tugu windusari.ambil arah kiri menuju Bandongan.sampai di pertigaan kecil ada papan petunjuk candi ikuti arah jalan ke kanan dan sedikit menanjak.motor masih tetap aman melewati jalanan candi selogriyo.sampai di pos tiket ambil tiket dan bayar lanjut kembali.kendaraan masih bisa sampai di gerbang bawah pintu masuk Candi Selogriyo.

Jalan pemandian kalibening menuju Windusari


Dari jalan kalibening ini ikuti terus sampai tiba di pertigaan,lihat gambar di bawah




Pertigaan Windusari 


Sampai di pertigaan ini ambil arah jalan ke kiri


 
 Tugu Bamburuncing


 Gapura Candi Selogriyo

Tiba di gapura ini ada pos pembelian tiket untuk masuk ke candi selogriyo.dus...mantab sudah dikelola dengan cukup baik dengan adanya tiket yang dijual.

Selembar tiket masuk

Sesampai di gapura tiket ini kita diwajibkan membayar retribusi,karena candi ini memang sudah mendapat sentuhan dari pemerintah setempat untuk dijadikan  aset daerah.Saat blusukan kesini malah terasa berwisata bukan blusukan,karena banyak yang berkunjung di candi selogriyo ini,Termasuk ada beberapa wisatawan mancanegara berkunjung di candi yang kurang terkenal dibanding candi Borobudur.Dari pos ini lanjutkan kembali perjalanan yang sedikit menanjak,tapi cukup aman dengan jalanan berupa paving yang siap mengantar ke gerbang bawah candi.pemandangan mulai terlihat indah begitu memasuki bagian perjalanan ini dengan view beberapa bukit dan hamparan sawah yang menghijau seolah menyambut kedatangan setiap pengunjung.selamat datang kawan.....
 Lukisan alam Candi Selogriyo
gapura masuk 

tangga naik menuju candi

saya di lokasi candi selogriyo



 candi selogriyo dari depan

 



Arsitektur Indonesia Klasik berlatar belakang agama Hindu ini menghadap ke arah timur. Di empat sisi dinding bangunan candi terdapat lima relung tempat arca-arca perwujudan dewa. Arca-arca tersebut adalah Durga Mahisasuramardini (dinding utara), Ganesha (dinding barat), Agastya (dinding selatan), serta Nandiswara dan Mahakala (dinding timur).
Salah satu keistimewaan candi tanpa perwara ini adalah kemuncaknya yang berbentuk buah keben. Kemuncak tersebut disebut amalaka.



 Arca Agastya


Arca Ganesha




Arca Mahakala



Arca Nandiswara

Arca Durga

Saya di Candi Selogriyo


Sejarah :
Candi Selogriyo adalah peninggalan masa Hindu sekitar abad ke-9 yang antara lain ditandai arah hadap pintu ke Timur, adanya arca Ganesha, Durga, Agastya,Mahakala dan Nandiswara di candi tersebut.Candi ini ditemukan dalam keadaan runtuh dan direkonstruksi menjadi bentuk seperti sekarang ini. Candi ini pernah direkonstruksi ulang setelah mengalami kerusakan parah akibat longsor pada 31 Desember 1998.
Kondisi :
 Untuk menuju ke lokasi candi ini agak sulit dikarenakan letak candi yang berada di daerah cukup terpencil dengan kondisi jalan setapak yg hanya bisa dilalui dengan kendaraan roda 2 atau dengan berjalan kaki.Terdapat beberapa batu2 candi yg tidak bisa terpasang dan diletakkan di halaman candi.

 
 Batuan candi yang tidak bisa ditata kembali


Bagian bagian terpenting Candi Selogriyo

Batuan candi yang terpisah dari Candi Selogriyo

Ada sesuatu yang mengusik perasaan saya tentang sebuah jalan kecil yang ada di samping sebuah warung di lokasi Candi Selogriyo berada.Dengan feeling yang kuat pasti jalan menuju ke suatu tempat ini,saya ikuti dan telusuri jalanan yang berupa tanah dan menuruni bukit,dan ternyata feeling saya benar tanpa terencana dan tanpa informasi saya menemukaan sebuah patirtaan kecil di lereng bukit yang melihat kondisinya seperi habis longsor,senang rasanya dan puas setelah membasuh muka dengan air patirtaan ini,berikut gambar yang saya ambil langsung,


batuan yang tercecer menuju ke Patirtaan

 Patirtaan Candi Selogriyo

 Patirtaan dari dekat


...freshhh

sejenak melepas lelah di Patirtaan
Lokasi : di sisi utara dari candi selogriyo

Demkian acara BLUSUKAN SITUS DAN CANDI ,di Candi Selogriyo Kecamatan Windusari Kabupaten Magelang,Jawa Tengah,Indonesia
Semoga bermanfaat ulasan sederhana ini,terimakasih atas kunjungannya.
SALAM BLUSUKAN SALAM BUDAYA

Semua gambar diambil oleh : max trist cavalera




3 komentar: